Sabtu, 11 Januari 2014

CARA HIDUP SEHAT


Hidup sehat itu tidak sulit. Tidak rumit dan tidak memerlukan banyak biaya serta tenaga. Berikut adalah beberapa tips atau cara hidup sehat yang mungkin kita bisa praktekkan secara bersama-sama:

1. Air putih.

        Ingat, air putih jauh lebih baik dari minuman apapun di dunia. Anda harus mengkonsumsi delapan hingga sepuluh gelas air per hari, tetapi jangan lupa, cairan yang Anda dapatkan dari minuman ataupun makanan lain juga harus dihitung. Tubuh akan terasa lebih fit jika kebutuhan air terpenuhi dengan baik dan proses pembuangan racun dan logam berat dari tubuh akan berlangsung relatif lebih lancar.

2. Olahraga
 
       Olahraga teratur membuat kondisi fisik terlalu terjaga. Olahraga juga membantu Anda terbebas dari ketegangan mental.
       Manfaat lain olahraga termasuk melancarkan sirkulasi darah, mengencangkan dan memperkuat otot, dan meningkatkan kadar oksigen tubuh.
Olahraga bisa dimulai dengan latihan sederhana seperti berjalan cepat, jogging, berenang, dan bersepeda.
3..  Sarapan pagi
        Dipagi hari jangan pernah melewatkan untuk tdk sarapan,Sarapan yg bagus adalah yg berbasis protein.sarapan berdasarkan protein akan mensuplai energi penting tanpa meningkatkan kadar gula/insulin dalam darah.(Saya merekomendasikan Sarapan sehat Herbalife)dengan ini nafsu makan anda akan terkontrol dengan baik.
4.  Makanan yang sehat
        Jangan pernah sekalipun melupakan konsumsi serat (fiber),makanan sehat. Sama seperti air putih, serat membantu kelancaran pembuangan sisa-sisa makanan dan racun dari dalam tubuh. Juga, protein, karbohidrat dan lemak harus dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan. Jangan berlebihan, itu kunci yang perlu ditanamkan pada diri sendiri.
5.Lingkungan sehat
    Gaya hidup dibentuk oleh lingkungan. Apabila Anda ingin menukar gaya hidup harus dimulai dari lingkungan. Dengan mengubahnya berarti Anda akan memiliki banyak teman untuk berkomitmen menerapkan hidup sehat.
6. Mengurangi minuman yang mengandung gula
    Gaya hidup dbentuk oleh lingkungan. Apabila Anda ingin menukar gaya hidup harus dimulai dari lingkungan. Dengan mengubahnya berarti Anda akan memiliki banyak teman untuk berkomitmen menerapkan hidup sehat.
7. Suplemen
      Sebaiknya menyertakan suplemen sebagai suplemasi tambahan untuk membantu memenuhi nutrisi yang kurang di dalam tubuh.

Minggu, 15 September 2013

sejarah krm marzuki


Perjalanan Dakwah KRM Marzuki

Ketika kita menengok ke belakang, Cepogo yang dulu dengan sekarang pasti jauh berbeda. Desa yang terletak di sebelah timur kec. Bangsri ini, kini menjadi desa yang maju. Geliat ekonomi yang pesat, pendidikan yang makin berkembang, dan para pemudanyapun berusaha menjadikan Cepogo semakin bersinar.
Namun, jika kita lihat tonggak sejarahnya ke belakang, Cepogo lebih tepat dikatakan sebagai zaman kebodohan. Para penduduknya berkarakter garang, susah diatur, pemabuk dan hanya menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang. Tak ada denyut keimanan, bahkan mereka tidak mengenal Tuhan. Mereka hanya mengetahui tentang dayang-dayang (kepercayaan) yang dianggapnya adalah suatu kebenaran.
Sampai suatu ketika, datanglah seorang yang berjualan ke desa tersebut. Orang itu menjual segala kebutuhan hidup (seperti pakaian,dll.)  Melalui berdagang, orang itu mencoba untuk mengenalkan masyarakat  Cepogo kepada sang pencipta alam, yaitu Allah SWT. Seorang yang berjualan itu tak lain adalah KRM Marzuki.
“ Dengan berdagang, KRM Marzuki mulai mensyiarkan agama islam,” tutur Kyai Muh. Sulhan, keturunan KRM Marzuki.
KRM Marzuki adalah putra ketiga dari Raden Kyai Muhammad Asfiyak. Beliau lahir di Kudus sekitar tahun 1835 M.
Saat pertama kali singgah di Cepogo (tepatnya di Waturoyo ), kedatangan beliau kurang mendapat respon dari masyarakat, sehingga beliaupun pindah ke Kelet.
Setelah kurang lebih selama 10 tahun di Kelet, akhirnya sekitar tahun 1890 beliau dijemput mbah Soleh (salah satu murid beliau di Cepogo) dan diajak kembali ke Cepogo.
Sebuah kesuksesan pasti ada sebuah rintangan diawalnya. Mendapatkan sebuah permata pun pasti perlu sebuah perjuangan yang keras. Begitupun dengan perjalanan dakwah KRM Marzuki, tidak berjalan mulus. Ada tantangan yang berat untuk meluruskan akidah masyarakat. Namun karena kegigihannya dalam mensyiarkan agama, beliau tak pernah putus asa dan selalu sabar.
KRM Marzuki memang seorang tokoh yang gigih, bijaksana, ramah tamah, sederhana, dan tidak mau memakai hak orang lain. Kesederhanaanya terbukti bahwa beliau tidak mau batu nisan yang dipakai saat meninggal dunia berasal dari hak umum. Beliau lebih suka kayu yang miliknya sendiri walaupun itu kayu dadap. Sifat-sifat beliau itulah yang harus dicontoh oleh masyarakat Cepogo.
Visi dan misi KRM Marzuki adalah menyebarkan akhlak karimah. Dalam berdakwah, beliau tidak pernah memaksa. Beliau memanfaatkan sistem berdagangnya untuk menyebarkan agama islam.
Selama masa perjuangannya untuk menegakkan ajaran islam di Cepogo, beliau dibantu oleh empat murid terdekatnya yang sudah beliau anggap sebagai sahabat. Ke empat sahabat itu adalah:
1. Wirosowo ( mbah Soleh )
2. Wirotompo ( mbah Hamdan )
3. Salamun
4. Moro urip ( Abdul Ghoni ).
Keempat santri beliau tersebut selalu turut dan patuh pada KRM Marzuki. Mereka juga ikut berperan dalam mengembangkan dan menguatkan islam di Cepogo.
Sedangkan santri-santri lain dari beberapa dusun di Cepogo diperintahkan untuk mendirikan musholla di daerahnya masing-masing. Dari sinilah islam semakin berkembang dan masyarakat mulai melakukan shalat jamaah  di daerahnya masing-masing.
Akhir Hayat KRM Marzuki
 Setiap manusia pasti akan kembali kepangkuan Allah SWT. Setelah lama berjuang di Cepogo, sekitar tahun 1931/1932, KRM Marzuki kembali ke Rahmatullah. Beliau dimakamkan di sebelah barat Masjid Nurut Taqwa, Cepogo.
Saat KRM Marzuki wafat, yang datang untuk melayat sangat banyak sekali. Bahkan tidak hanya penduduk dari Cepogo, namun dari berbagai daerah. Saking banyaknya pelayat, saat beliau dibawa untuk di kubur, tidak menggunakan keranda. Tetapi jenazah beliau diangkat di atas tangan para pelayat yang berjajar dari rumah beliau sampai makam.
Beliau meninggalkan seorang istri dan 9 anak:
1. R. siti Nairah
2. R. K. Muhammad Kamali
3. R. Siti Masnah
4. R. Siti Musyarofah
5. R. Siti Musanap
6. R. K. Muhammad Mastar
7. R. Siti Masripah
8. R. Siti Masni
9. R. Siti Mu`minah

Setelah beliau meninggal, perjuangan dilanjutkan oleh R. K Muhammad Mastar.
· Kelebihan-kelebihan KRM Marzuki
1. Rumah beliau yang dindingnya hanya dari bambu dan beratap daun yang sejenis aren tidak pernah bocor/roboh karena hujan lebat dan angina besar.
2. Atas ijin Allah, beliau dapat mengobati orang-orang yang sakit.
· Peninggalan-peninggalan KRM Marzuki
1. Masjid agung alun-alun juwana pati (KRM Marzuki dikenal sebagai mbah Wali Muhammad Jepara )
2. Masjid agung kelet ( sebelah selatan masjid ini tempat singgah beliau ketika meninggalkan cepogo pertama kali sebelum mbah Soleh datang menjemput )
3. Masjid agung mojo
4. Masjid agung tulakan 
5. Masjid agung sirahan
6. Masjid agung nurut taqwa cepogo
· Silsilah  Keluarga KRM Marzuki
KRM  Marzuki adalah keturunan dari Syaikh Maulana Abdurrahman ( sunan pupus ) yang memiliki dua anak:
1. Ky. Ageng Mustafa ( adipati anom sumenep )
2. Ky. Ageng Abdul Mubin
Ky ageng Abdul Mubin memiliki seorang putra yang bernama R.Muhammad Jaelani yang juga memiliki satu anak yaitu R. Resodipo. R. Resodipo juga mempunyai seorang anak yaitu R. ky M. Khotib ( adipati tuban ).
Sang adipati tuban mempunyai dua orang putra : R. ky Ronojoyo dan R. Ky M. Jayan. R. ky M. Jayan memiliki dua buah hati: R. Ayu Arifin dan R. Ky Musodo.
R. Ky Mursodo memiliki seorang putra yaitu R. Ky M. Asfiyak.
R. Ky M. Asfiyak mempunyai tujuh orang anak:
1. R. Ky M. Alwi
2. R. Ky M. Syarqowi
3. R. Ky M. Marzuki
4. R. Ky M. Munawi
5. R. Ky M. Kaprawi
6. R. Siti Marfuah
7. R. Siti Nukayah